hati vs sahabat


Tangisan malam…
Ilusi malam…
Semua pikiran yang belum tentu kebenarannya
kini silih berganti memenuhi isi otak dan hati

apa?
apa yang salah?
siapa?
siapa yang bersalah?
Tak ada satu pertanyaan yang dapat dijawab.

mungkin aku yang bersalah
menganggapmu lebih dari sahabat
menganggapmu makhluk yang bisa menggantikan mereka
pria yang ada sebelum kamu

kamu unik
kamu berbeda
tapi aku suka
saat aku dapat melihatmu dari sisi yang berbeda
dari sisi positif seluruh dirimu

Tapi sekarang…
siapa yang salah?
yaa..mungkin aku.
mungkin aku salah menganggapmu lebih
mungkin aku salah telah masuk dalam dirimu
dan memang aku lah yang paling bersalah

dulu kita kenal dengan cara yang baik
kita bersahabat dengan baik-baik
tapi kenapa sekarang berubah?
salahkah hati kita?atau hanya hatiku?
jika hatiku bersalah
aku akan menghukumnya

tidak perlu kau pergi tanpa alasan
jika hatiku bersalah
sehingga aku kehilangan sahabat
sahabat yang mengajarkan banyak hal tentang hidup
maka katakan.

aku bukan orang yang egois
yang memaksakan hati
untuk kehilangan sahabat
bukan itu yang aku cari

kembali lah ke beberapa bulan lalu
lupakan semua yang telah terjadi
dan kembali menjadi sahabatku
itu yang aku mau

aku tidak akan melakukan hal-hal konyol
aku menyayangi sahabatku
aku ingin sahabatku kembali
dan lupakan masalah hati
jika itu membuatmu pergi

tetap menjadi tuan krab dan spombob
tetap menjadi merah tua busuk
tetap menjadi yang kemarin
dan tetap menjadi sahabat untukku

Iklan

9 pemikiran pada “hati vs sahabat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s