Memendam Rasa


semakin ku menyayangimu
semakin ku harus melepasmu
tak ingin lukai hatimu lebih dari ini
kita tak mungkin terus bersama

Mungkin penggalan lagu drive ini bakalan jadi lagu terfavorit aku sepanjang umurku. Mungkin aku sangat menyayangi kamu, dan sebesar rasa sayang itulah besarnya rasa bahwa aku harus melupakan kamu. Karena kita berbeda dan sangat berbeda. Mungkin aku tak pantas berada disampingmu.

Berusaha melupakan itu lah yang aku lakukan selama satu tahun lebih ini. Aku harus melupakan rasa yang aku pendam ini. Sampai aku harus berusaha menyayangi orang lain. Sampai ku kira aku telah berhasil melupakanmu. Tapi saat mengingatmu kembali rasa sayang ini begitu bergejolak. Aku benar-benar menyayangimu tanpa alasan yang jelas. Tapi tetap aku tidak mungkin mengungkapkan dan kamu tidak pernah mengerti apa arti semua perhatianku. Atau mungkin  kamu benar-benar membenciku. Memendam rasa ini dalam-dalam lah yang harus aku lakukan. Ntah sampai kapan. Sampai semua rasa hilang oleh waktu. Aku hanya ingin kamu tau bahwa disisi mu yang jauh ada seseorang yang menyayangimu, ialah aku.

Berharap kamu menjadi bahu dimana aku dapat bersandar saat aku letih dan tempat aku menangis saat aku bersedih. Tapi mungkin itu semua hanya dalam mimpi. Aku tidak mungkin dan sangat tidak mungkin untuk bersamamu. Semoga engkau tetap menjadi pangeran ngakak ku dan tak kan pernah berubah walau takkan pernah bersama. Rasa sayang tanpa alasan ini telah saat nya ku pedam dan berharap semua akan menjadi lebih baik.

Iklan

6 pemikiran pada “Memendam Rasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s