lupa sudah


Sampai malam hari aku pun masih tetap berada di depan layar laptop kesayanganku dan sesekali menatap dan mengotak-atik hape ku. Berharap ringtone-nya muncul dan dia lah yang ada disebrang. Tapi semua mustahil. Kucoba beberapa kali menghubunginya namun tak ada respon. Sesekali aku melamun dan meneteskan air mata. Rasa rindu yang kini ku rasa mungkin akan terus terpendam ntah sampai kapan.

“ayah telah lupa kepadaku”. Kalimat itu yang berkali-kali terbesit dipikiranku. Yaahhh…., sampai dihari lebaran pun ia tak kunjung menemuiku. Hari ini H+3 tapi tanpa sedikit kabar darinya. Mungkin hubungan suami-istri bisa putus dengan kata talak tapi apa hubungan anak-ayah juga ikut putus?. Haaahh…, kadang aku tertawa sendiri melihat diriku yang tak kunjung reda dari semua rasa ini.

Berharap di tahun ini ada keajaiban. Sungguh tuhan maha adil dan mengabulkan apa yang hamba-Nya harap kan. Tahun ini memang ada keajaiban yang luar biasa dan membuat aku sangat terpukul karena aku harus menerima kenyataan bahwa ayahku mungkin telah melupakan aku.

Tegar..tegar…tegar….dan tegar yang kini harus aku lakukan. Mungkin suatu saat aku akan dapatkan bahu yang mampu membuat aku lebih tegar. Sosok yang mampu menjadi ayah buat aku.
HHHaaahhh…capek kalau harus nangis terus.
Semoga ayah selalu sehat dan baik-baik saja disana.

Iklan

2 pemikiran pada “lupa sudah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s