Merindukanmu


Duduk termenung di balik tebalnya kesedihan
Menatap langit yang tak kunjung cerah
Menantikan secarik kehangatan pelukan seorang ayah
Merenung….,
Menanti….,
Tak kunjung usai kulakukan
Awan hitam kini mulai berpacu
Angin….,
Kumohon..,
Sampaikan pada pria tegap itu
Bahwa aku sangat merindunya
Aku rindu akan hangat peluknya
Yakinkan padaku bahwa ia telah bahagia
Disana….,
Bersama orang yang tak pernah aku kenal

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s